THE ROLE OF RELIGIOUS CULTURAL EDUCATION IN INSTALLING RELIGIOUS MODERATION VALUES AT SYAHIDA TASIKMALAYA VOCATIONAL SCHOOL
Keywords:
Education, Religious culture, religious moderationAbstract
This study aims to analyze the role of religious cultural education in instilling the values of religious moderation in educational settings. The background of this research is based on the importance of strengthening moderate attitudes amidst a diverse society that is vulnerable to intolerance and radicalism. Religious cultural education is seen as a strategic approach in shaping the character of students who are not only ritually religious but also tolerant, inclusive, and respectful of differences. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation. The research subjects included teachers, students, and school officials involved in the implementation of religious culture. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that religious cultural education plays a significant role in instilling the values of religious moderation, such as tolerance, balance (tawassuth), justice (i'tidal), and respect for diversity. The implementation of religious culture is carried out through habituation activities such as congregational prayer, prayer recitation, religious activities, and teacher role models. Supporting factors include school commitment and the active role of teachers, while inhibiting factors include differences in student backgrounds and limited understanding of religious moderation. Religious cultural education can be an effective tool in shaping moderate and noble student character. Therefore, strengthening integrated and sustainable educational programs is necessary to support the creation of religious moderation in educational environments.
References
Anwar, K. (2023). Moderasi Beragama: Sebuah Diskursus Dinamika Keagamaan di Era Kontemporer. K-Media.
Arif, W. (2020). Strategi Kepala Sekolah dalam Pembinaan Budaya Religius. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 5(1), 69–78.
Arikunto, S. (2010). Metode peneltian. Jakarta: Rineka Cipta, 173.
Aufa. (2026). Wawancara Kepala Sekolah SMK Syahida Tasikmalaya.
Awalita, S. N. (2024). Nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan agama Islam rahmatan lil’alamin tingkat Madrasah Ibtida’iyah. Journal of Contemporary Islamic Education, 4(1), 1–12.
Bado, B. (2022). Model Pendekatan Kualitatif: Telaah Dalam Metode Penelitian Ilmiah. Tahta Media Grup.
Bustomi, A., & Zuhairi, Z. (2021). Aktualisasi Nilai-Nilai Moderasi dalam Pandangan Islam. Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah, 5(2), 158–165.
Casram, C. (2016). Membangun sikap toleransi beragama dalam masyarakat plural. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 1(2), 187–198.
Darmalaksana, W. (2020). Metode penelitian kualitatif studi pustaka dan studi lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Irawan. (2018). Al-Tawassut waal-I ‘tidal: Menjawab Tantangan Liberalisme dan Konservatisme Islam. Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies, 14(1), 49–74.
Eulis Habibah. (2026). Wawancara Guru Pendidikan Agama Islam.
Hakim, D. A. (2022). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam melalui Metode Pembiasaan Siswa Madrasah Ibtidaiyah. COMSERVA Indonesian Jurnal of Community Services and Development, 1(12), 1231–1251.
Hasibuan, K. (2023). Moderasi Beragama Berbasis Keluarga. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(11), 4655–4666.
Heryana, R. (2024). Peran guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan moderasi beragama melalui program kebiasaan. TADIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 199–210.
Islam, K. N. (2020). Moderasi Beragama di Tengah Pluralitas Bangsa: Tinjauan Revolusi Mental Perspektif Al-Qur’an. KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Dan Keagamaan, 13(1).
Maula, A. N. (2023). Pendidikan Moderasi Beragama. Penerbit P4I.
Muaz, M., & Ruswandi, U. (2022). Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(8), 3194–3203.
Muliastrini, N. K. E., Gotama, P., & Handayani, N. N. L. (2022). Membangun moderasi beragama umat melalui budaya religius sekolah. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 5(1), 31–37.
Muna, C., & Lestari, P. (2023). Penguatan Agama Dan Wawasan Budaya Sebagai Upaya Dalam Menumbuhkan Spirit Moderasi Beragama. Al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 6(1), 236–251.
Nadhif, M., Sirojuddin, A., & Hakim, M. N. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Moderasi Beragama untuk Mencegah Radikalisasi di Sekolah Umum di Malang Raya. Academicus: Journal of Teaching and Learning, 4(2), 92–102.
Prasetiawati, E. (2017). Urgensi Pendidikan Multikultur untuk Menumbuhkan Nilai Toleransi Agama di Indonesia. Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah, 1(02), 272–303.
Pridayani, M., & Rivauzi, A. (2022). Faktor Pendukung dan Penghambat Pelaksanaan Program Penguatan Pendidikan Karakter Religius Terhadap Siswa. An-Nuha, 2(2), 329–341.
Putra, K. S. (2015). Implmentasi Pendidikan Agama Islam Melalui Budaya Religius (Religious Culture) Di Sekolah. Jurnal Kependidikan, 3(2), 14–32.
Putri, S. N. A., & Fadlullah, M. E. (2022). WASATHIYAH (MODERASI BERAGAMA) DALAM PERSPEKTIF QURAISH SHIHAB. INCARE, International Journal of Educational Resources, 3(1), 66–80.
Rahmah, S., & Prasetyo, M. A. M. (2022). Urgensitas Nilai Pendidikan Agama Islam Dan Lingkungan Pendidikan Dalam Membentuk Budaya Religius. Hikmah Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 116–133.
Rohman, D. A. (2021). Moderasi Beragama Dalam Bingkai Keislaman Di Indonesia. Lekkas.
Salamet, S. F., & Imalah, S. S. (n.d.). Radikalisme Keagamaan: Penguatan Sektor Pendidikan untuk Deradikalisasi Masyarakat. Penerbit Adab.
Silkyanti, F. (2019). Analisis peran budaya sekolah yang religius dalam pembentukan karakter siswa. Indonesian Values and Character Education Journal, 2(1), 36–42.
Sunarso, A. (2020). Revitalisasi pendidikan karakter melalui internalisasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan budaya religius. Jurnal Kreatif: Jurnal Kependidikan Dasar, 10(2), 155–169.
Tersiana, A. (2018). Metode penelitian. Anak Hebat Indonesia.
Tita Hendrayati. (2026). Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMK Syahida Tasikmalaya.
Wathoni, K. (2013). Implementasi pendidikan inklusi dalam pendidikan Islam. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 99–109.
Widianto, A., & Ulzikri, A. R. (2022). Implementasi Falsafah Tawassuth dan I’tidal Nahdlatul Ulama dalamWacana Kontra Fundamentalisme di Bandar Lampung. Jurnal Ilmu Politik Dan Studi Sosial Terapan, 1(1), 35–39.
Winata, K. A., Solihin, I., Ruswandi, U., & Erihadiana, M. (2020). Moderasi Islam Dalam Pembelajaran PAI Melalui Model Pembelajaran Kontekstual. Ciencias: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 3(2), 82–92.
Yenuri, A. A., Islamy, A., Aziz, M., & Muhandy, R. S. (2021). Paradigma Toleransi Islam Dalam Merespons Kemajemukan Hidup Di Indonesia:(Studi Analisis Pemikiran KH Ahmad Shiddiq). POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan, 2(2), 141–156.
Zanki, H. A. (2021). Penanaman Religious Culture (Budaya Religius) di Lingkungan Madrasah. Penerbit Adab.